Agustus 13, 2007 pada 8:46 am (Pribadi n Keluarga)
Prolog:
Tentu anda semua tahu cerita Yusuf bin Yakub bukan ?? Itu lho si tukang mimpi. Saya mempunyai kebiasaan yang mirip dengan beliau, bukan urusan dengan istri Potifar lho
. Benar soal mimpi …. Setiap akan ada sesuatu yang merubah hidup saya selalu bermimpi. Waktu akan lahir ObliasT, aku mimpi ada seekor garuda raksasa menabrak rumah dan berhasil aku tangkap. Waktu Jochanan mau hadir, aku mimpi menangkap burung sribombok di sawah. Waktu mau lahir Menahem, aku mimpi menangkap ayam hutan jantan. Waktu Joshua (anak sulung kakak ObliasT) berpulang, ayam jago dalam rumah lepas. Pokoknya seputar “Avian Dreamt” dach.
Demikian pula ketika mau mendapatkan Istri tercinta, aku bermimpi berjalan-jalan dipinggir hutan dan melihat ada burung merak berbulu keemasan. Uniknya sang Merak itu mengenakan mahkota bak putri kerajaan … dan aku berhasil menangkapnya. Memasuki usia pernikahan ke 14 ini aku hadiahkan suatu puisi buat sang merak pada ulang tahunnya yang ke 37 … Tentu Khalil Gibran bukan tandingan saya dalam berpuisi … (maksudnya saya bukan apa2nya
)
My tribute to Rosaline ‘Nanish’ T. Samara on her 37th birthday
Balada Merak Mahkota ….
Baca entri selengkapnya »
& Komentar
Agustus 6, 2007 pada 2:24 am (Pribadi n Keluarga)
Akhir-akhir ini fenomena hidup melajang semakin menggejala. Dalam berbagai kesempatan saya bersinggungan dengan teman-teman yang memilih untuk hidup melajang. Mereka punya pertimbangan tersendiri yang tidak kalah validnya dibanding dengan mereka yang memilih untuk membina keluarga.
Tulisan ini tidak dimaksudkan membahas baik secara teologis mupun praksis tentang hidup berumah tangga. Bukan pula dimaksudkan sebagai ‘iming-iming’ atau promosi bagi pendukung mereka yang memilih berumahtangga. Melainkan beberapa cuplikan pengalaman hidup bersama Istri, Anak-anak dan anggota keluarga yang lain ….
Misalnya adalah pujian si Sulung berikut ini:
Baca entri selengkapnya »
& Komentar