Seputar Alkitab – Bag II

(kembali ke bagian I …) 

KEISTIMEWAAN ALKITAB

Banyak teolog dan ahli kitab yang berusaha memberikan daftar keistimewaan Alkitab.  Dan memang banyak hal yang menjadikan Alkitab begitu istimewa bagi kita, di antaranya adalah[1]:

 1.       Isinya Yang Masuk Akal. Meskipun hal ini bukan menjadi alasan utama saya, namun ini menjadi alasan yang mula-mula membuat saya percaya. Ketika para ilmuwan sibuk berdebat dan mencari asal mula terjadinya alam semesta dengan berbagai teori dan hipotesa yang masih belum sahih hingga kini, Alkitab menyatakan dengan akurat dari apa dan oleh siapa alam ini tercipta. Contoh lain lagi adalah manusia dicipta dari debu, kemudian kimia organik membuktikan bahwa sel-sel makhluk hidup (manusia ) terdiri oleh 21 unsur organik yang semuanya sesuai dengan kandungan kimia tanah. Tetapi sekali lagi, bukan karena Alkitab masuk akal saya maka saya percaya, justru sebaliknya ketika akal saya masuk Alkitab atau lebih tepatnya akal saya ditaklukan olehnya. Maka sejak saat itu saya percaya kepadanya tanpa syarat  lagi. 

2.      Isinya Yang Mengherankan. Ini hal yang paling istimewa menurut saya. Coba bayangkan Alkitab adalah suatu buku yang terdiri dari 66 jilid, dengan +/- 40 pengarang yang berbeda-beda, dengan latar belakang budaya dan pendidikan yang berbeda[2], rentang waktu penulisan yang lebih kurang 2000 tahun[3], rentang geografis yang sangat jauh dari Mesir hingga Roma dan Babel hingga Israel; namun mempunyai kesesuaian dan kesatuan tema (pokok pikiran) dan ajaran yang mengagumkan.  Tidak akan ada suatu buku dengan cirri-ciri tersebut jika tidak dikarang (diilhami) oleh seorang pengarang yang lintas tempat, waktu, dan budaya (Mahatahu dan Mahahadir) dan itu hanya dimungkinkan oleh Allah sendiri. Tepatlah apa yang dikatakan oleh rasul-rasul Tuhan mengenai hal itu seperti yang tercatat dalam 2 Tim 3:16 dan 2 Ptr 1:21. 

Baca entri selengkapnya »

Seputar Alkitab – Bag I

Introduksi:

Suatu agama paling tidak mempunyai 4Cs yakni Creed, Code, Cult dan Community. Code yang dimaksud adalah kumpulan tulisan-tulisan yang menjadi pedoman penganut agama tersebut (community). Dalam agama Kristen, Code yang dimaksud adalah Alkitab. Sejak jaman reformasi Alkitab mempunyai kedudukan tinggi dalam iman Kristen, meskipun tidak sampai pada tingkat pemujaan (bibliolatri).

Rasul Paulus percaya bahwa setiap tulisan yang diilhamkan Allah (theopneutos -God breathed) memang bermanfaat untuk mengajar, menyatakan kesalahan, memperbaiki kelakuan dan  mendidik orang dalam kebenaran (1 Tim 3:16-17). Bertolak dari penafsiran atas teks tersebut umat Kristen (yang mempercayainya), Alkitab adalah firman Allah yang dituliskan (the written Word). Dalam kecupetan dan keterbatasan pemahaman, CB berusaha membahas beberapa hal dalam oret-oretan kali ini. Diantaranya adalah:

  • Alkitab adalah Firman Allah.

  • Konsep Pewahyuan Alkitab (Alkitab buku Insani sekaligus ilahi).

  • Keunikan Alkitab.

  •  Struktur penulisan Alkitab.

  • Beberapa contoh kesulitan memahami Alkitab, diantaranya: (1) Ayat-ayat yang sepertinya kontradiksi, (2)   Ayat-ayat yang sulit dimengerti 

Alkitab Firman Allah ?? 

Baca entri selengkapnya »

Just want U feel blessed …

Just want u feel blessed, by clicking the links below as I’ve done before ……

Smile, You are blessed
A blessed morning
ASAP
Sharing the storms

Enjoy!

“Politically Incorrect”-nya Yesus

Tentu sampeyan2 sudah sering dengar istilah politically correct yaitu suatu idiom untuk melukiskan kalimat-perkataan, ide-pemikiran, tulisan2 atau tindakan-tindakan lainnya yang tepat guna meminimalisir ketegangan, penolakan dari suatu sistem (sosial, politik, budaya) atau komunitas tertentu pada waktu itu. Lawan dari politically correct adalah politically incorrect, dalam bahasa ‘ndeso’ yang saya punyai hal itu bisa disejajarkan dengan nyleneh.

Mengapa Yesus ditolak oleh masyarakat Yahudi yang berujung kepada kematian-Nya ?? Kalau dilihat dari kaca mata teologis maka kita dengan mudah akan mengatakan hal itu sebagai puncak (konsumasi) dari kasih dan karya penyelamatan Allah kepada umat tebusan-Nya. Untuk itu silahkan belajar soteriologi.

Baca entri selengkapnya »

Indahnya Keluarga (3) – Koreksi Panengah

Kali ini aku mau ceritera tentang Jochanan. Dia anak nomer dua alias ditengah-tengah, sehingga sering kami sebut si Tengah atau Panengah (jawa: yang berada ditengah2 dan bersikap menengahi jika ada yang bersengketa). Jochanan sedikit ‘autis’, sehingga waktu kecil menjalani terapi wicara dan terapi-terapi lainnya. Sekarang sudah bisa bersekolah di sekolah umum dan mempunyai prestasi yang cukup membanggakan. Dia suka sains, musik tetapi dia lebih suka dan berbakat di bahasa. Lao Shi (guru mandarin) dia sangat sayang kepadanya karena dia sangat cepat menghapal vocabulary. 

Selain itu dia mempunyai pemikiran yang jauh lebih dewasa dari anak-anak sebayanya. Berikut ini contohnya:

Baca entri selengkapnya »