Meskipun usia kami dan usia pernikahan kami tidak muda lagi, namun kami tetap turut menyambut setiap datangnya hari Valentine. Biasanya anak-anak saya tinggal di rumah bersama ‘mbak-nya’. Kalau tidak jatuh pada hari libur kami janjian ketemu di suatu tempat yang kami sepakati bersama. Saya langsung dari kantor dan Istri dari rumah. Kadang2 klo sempat saya cari setangkai mawar yang kadang harganya berlipat2 pada hari itu.
Dua tahun yang lalu ketika kami janji temuan di suatu gerai Pizza Huts, kami kepergok dan memergoki dua pasang suami istri yang adalah ’siswa-didik’ kami ketika kami mahasiswa dulu. Lantas kami menyapa … “Good … Good … Good, keep Valentine Spirit all the times yaa. Sampai kaken2-ninen2 (baca opa2-oma2) …”. Baca entri selengkapnya »

Selanjutnya kata Ahimsa ini dipakai dan dipopulerkan oleh Mahatma Gandhi yang menetang pendudukan Inggris di India dengan perlawanan tanpa kekerasan. Konon Mahtama Gandhi menemukan jati diri gerakan ini dalam sutra-sutra yang ia baca setelah terinspirasi oleh khotbah di Bukit (Mat 5). Hal ini tepat sepenuhnya … bila kita membaca khotbah di bukit, di situ terlihat berbagai paradoks yang sangat nyata di antaranya: