September 21, 2009 pada 1:07 am (Uncategorized)
Coba anda melakukan penyigian terhadap umat beragama saaat datang ke rumah ibadah. Tanyakan “Apa tujuan anda ke tempat ini ?”, Saya haqrul yakin hampir 100% akan menjawab dengan jawaban yang esensinya adalah untuk “beribadah”. Yaa jelas wong datang ke rumah ibadah yaa pastinya untuk ibadah. Klo mau belanja pastinya ke pasar dong, klo mau kongkow pastinya di cafe dong masak di gereja
Namun apa benar-benar demikian ?? saya kembali haqrul yakin yang mempunyai tujuan 100% untuk ibadah pasti nggak terlalu banyak. Artinya tidak murni, campuranya macem2: bisa pengin ketemu teman, pengin belanja juga (soalnya di lingkungan gedung gereja juga ada yang jualan), pengin dengerin khotbah (lho kok ??), lha iya mendengarkan khotbah bisa tidak sinkron dengan ibadah, soalnya nggak beda dengan dengerin Mario Teguh, Tung Desem Waringin, bahkan lawakan Sri Mulat. Makanya banyak anggota gereja yang milih-milih pembicara alias pengkhotbahnya. Bahkan saking ngefans-nya, kemana pendeta pergi khotbah umat tersebut terus mengikuti. Akhirnya umat tersebut menjadi anggota GKJJ alias Gereja Kristen Jalan-Jalan atau GKKI alias Gereja Kristen Kommuter Indonesia. Wharakadah!! Baca entri selengkapnya »
Tinggalkan sebuah Komentar
April 2, 2009 pada 2:02 am (Uncategorized)
Saya paling skeptis dan males dengan yang apanya berobat secara medis. Dan itu harus saya tebus dengan harga mahal, denga terkapar diruymah kurang lebih satu pekan, campuran batuk, migrain, otot-kaku dan maag. Puncaknya hari Kamis minggu lalu … sekeluarnya dari kantor sinode GKO, saya limbung, mual dan mengalami kesakitan luar biasa jika terpapar sinar … praktis hidup seperti dracula …
Ditempat tidur si Panengah (Jocahana 11 tahun), mendekati saya dan berbisik “Papa sedang dibentuk menjadi diamond yaa Pa … ???”
Saya terperangah dan bertanya dengan curious “Maksud Ergie apa … ??”
“Papa khan ada peribahasa yang mengatakan — No Pressure – No Diamond” lanjutnya “Tuhan itu sedang membuat papa sakit supaya menjadi lebih berguna bagi Tuhan”
Mak Pleg!!, saya tertampar lagi oleh “sang Nabi kecil” .. saya terpekur dan lamat-lamat teringat khotbah saya beberapa minggu lalu di kebaktian Pemuda “Saudara-saudara …. tidak ada cara lain untuk dipakai oleh Allah, Kurios kita selain memurnikan diri dan rela untuk dibentuk seturut kerelaan kehendak-Nya” *)
Have thine own way Lord … have thine own way
You are the Potter, I’m the clay
Make me and mold me, seeking Thy will
For I’m waiting, yielded and still
Selamat bergumul kawan ….
PS: Khotbah diambil dari 2 Tim 2:20-21
& Komentar
Maret 6, 2009 pada 2:46 am (Uncategorized)
Hari ini jadwal KRL tidak seperti biasanya. Biasanya hampir dipastikan terlambat, ech hari ini tepat waktu sehingga saya dapat duduk dan tidak terlalu berebut untuk memperolehnya. Kereta berangkat dan masing-masing orang membaca koran seperti biasanya.
Sesampainya di pertengahan Duren Tiga dan Cawang kereta berhenti, whuah kumat lagi pikir saya. Ternyata hal itu merupakan keluarbiasaan yang kedua, karena sudah jam 8:10 WIB kereta belum berangkat juga. Pada hal perjalanan masih jauh. Orang-orang mulai gelisah, ada yang gedor2 pintu masinis, ada yang turun mencari kendaraan alternatif dlsb. Baca entri selengkapnya »
& Komentar