Sincere Humbleness

Dalam suatu guyonan bersama teman-teman dari posamipaui terlontar suatu pernyataan dari seorang kawan yang mengatakan “Aku ini tidak punya apa2 yang patut saya banggakan. Satu-satunya hal yang saya punyai dan banggakan adalah kerendahan hati”🙂

Mungkin anda tersenyum mendengarkan paradoks lelucon di atas. Bagaimana mungkin “kerendahan hati” kok dapat dibanggakan? Bukankah, ketika seseorang membanggakan sesuatu yang melekat pada dirinya, hal itu membuktikan orang tersebut tidak rendah hati lagi?.

Salah satu buah yang paling sulit dihasilkan oleh kehidupan kristiani adalah kerendahan hati yang tulus (sincere humbleness selanjutnya di singkat sH).

Saat ini saya sedang membaca buku CS Lewis (teolog dan penulis kampiun, salah satunya adalah The Chronicles of Narnia yang menjadi best seller dan telah difilmkan) yang berjudul The Screwtape Letter. Buku tersebut terdiri atas kumpulan surat-surat dari Screwtape (seorang iblis yang berpengalaman melakukan misinya) kepada Wormwood. Salah satu nasihat Screwtape kepada keponanakannya adalah “Jangan menghalangi seorang petobat baru pergi ke gereja atau ke persekutuan doa”. Semakin dihalangi orang Kristen orang Kristen semakin tertantang dan semakin bersemangat. “Biarkan saja dia ke komunitasnya”, imbuhnya. “Dia akan mundur dengan sendirinya ketika melihat tingkah laku dan perkataan orang-orang Kristen di sekitarnya, kecuali dia mempunyai kerendahan hati yang tulus”, dia menandaskan.

Pernyataan Screwtape benar adanya, dengan sH membuat kita bisa menerima kelemahan dan kelebihan diri sendiri dan orang lain. Dengan sH kita bisa tetap tersenyum meskipun diperlakukan tidak sebagaimana mestinya (dihina, direndahkan, dilecehkan dlsb) karena apa ? Karena dengan sH kita telah menempatkan diri kita pada the lowest state. Ini model perendahan diri ala Kristus (Fil 2:5-8). Dengan sH kita tidak mudah menghakimi tindakan bodoh, munafik atau segenap tindakan jelek yang lain yang dilakukan oleh orang-orang di sekitar kita.

sH sangat sulit kita dapatkan namun bisa dilatih. Sambil mengarah kepada Kristus yang telah mengosongkan diri-Nya dan menjadi pola dan tujuan hidup kita.

sH akan menolong seseorang dari beberapa penyakit rohani diantaranya sbb:

  • Mudah tergoda untuk menghakimi orang lain.

  • Mudah kecewa karena perkataan dan tindakan orang lain.

  • Sikap munafik atas keberadaan diri atau menunjukkan kesalehan semu.

Selamat berlatih, Tuhan memberkati.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: